Home » » Menikmati Sunrise di Punthuk Sukmojoyo

Menikmati Sunrise di Punthuk Sukmojoyo

Posted by Soni Setiawan on Tuesday, 22 September 2015

Menikmati Sunrise di Punthuk Sukmojoyo - Hari Minggu pagi kali ini terasa sangat berbeda. Ya, karena pagi ini saya dan tiga kawan (mas Gombret, mas Geyol dan mas Pung) bakal berburu mataharai terbit alias sunrise. Beberapa minggu sebelumnya, masih bersama orang yang sama ditambah beberapa teman yang lain mencoba berburu sunrise melalui Punthuk Setumbu, namun sayang sekali belum berhasil karena tertutup awan dan kabut. Berbeda pada perjalanan kali ini, kita akan berburu sunrise dari tempat yang berbeda, Punthuk Sukmojoyo.

Sekedar informasi, Punthuk Sukmojoyo berada di kawasan perbukitan Menoreh, Kabupaten Magelang. Lebih tepatnya di daerah Giritengah, Borobudur. Perjalanan kami mulai sekitar pukul 03.30 WIB menggunakan sepeda motor menuju daerah Borobudur. Udara pagi terasa dingin sekali, ya, magelang memang terkenal memiliki udara yang dingin terutama di pagi hari. Salah satu penyebabnya adalah daerah ini yang dikelilingi banyak gunung dan bukit sehingga berpengaruh pada cuaca dan udara. 

Sempat berhenti sebentar di POM bensin Glagah untuk mengisi bahan bakar, jalur yang kami gunakan melalui Mungkid dari arah Kota Magelang. Waktu yang dibutuhkan untuk menempuh perjalanan sekitar 1 jam dari tempat kami memulai. Sampai di tempat parkir, kami istirahat sebentar sambil menunggu waktu shalat subuh. Selepas shalat subuh perjalanan kami lanjutkan menuju Puncak Sukmojoyo. Di tengah perjalanan, saya dan mas Gombret harus kembali ke tempat parkir karena kunci motor ketinggalan. Jalur yang menanjak dan lumayan jauh cukup menguras tenaga. Ditambah lagi masih kurangnya penerangan jalan sehingga kami harus menggunakan handphone sebagai alat penerangan. (Buat yang mau ke tempat ini jangan lupa bawa senter, terutama pas ingin melihat sunrise.)

Rasa kantuk dan lelah pelan-pelan mulai hilang ketika sudah mencapai puncak Punthuk Sukmojoyo. Perlu diketahui, saat berada di puncak, teman-teman akan menjumpai sebuah makam. Selain itu, warga sekitar juga membuat sebuah 'rumah pohon'. Tapi sayang, saya belum berkesempatan menaikinya karena harus antri. Sempat ragu apakah dapat melihat matahari terbit atau tidak karena sempat tertuptup kabut. Namun semua itu terbayar lunas ketika apa yang diinginkan didapat. 

Sunrise di Punthuk Sukmojoyo
Saat berada di puncak Punthuk Sukmojoyo, teman-teman dapat melihat Candi Borobudur dan juga Gereja Ayam (sebenarnya Geraja Merpati, sih, kata yang buat). Cukup lama kami menjelajahi tiap sisi Punthuk Sukmojoyo. Merasa sudah puas kami memutuskan untuk pulang dan mencari tempat makan, ngelih tenan!

Bubur menjadi makanan yang kami pilih sekedar untuk mengisi perut yang sudah keroncongan dari tadi. Maklum saja, bangun tidur sekitar pukul 03.00 WIB dan belum sempat makan harus segera berangkat demi melihat sunrise. Oh ya, tempat kami membeli bubur berada di sekitar Pasar Borobudur. Mbak si penjual bubur lumayan cakep juga, haha. Sampai rumah sekitar pukul 08.00 WIB dengan membawa rasa puas dapat melihat matahari terbit dari tempat yang berbeda. 

Alhamdulillah, masih diberi kesempatan melihat keindahan ciptaan-Mu.

Terima kasih sudah membaca. Salam, Soni Setiawan

Previous
« Prev Post

1 comments: